Kerja Efisien, Interaksi Efektif

Bandung, LPMP Jabar – Project Management BUMN University PT Garuda Indonesia, Setyasmono menerangkan bahwa sevice adalah sebuah proses dari seorang pemberi layanan untuk membantu orang/pihak lain dengan cara tertentu di mana kepekaan dan kemampuan berinteraksi dibutuhkan untuk menciptakan kepuasan dan loyalitas yang ditentukan oleh keramahan, kehangatan, spontanitas, pernghargaan, serta kemurahan dan ketulusan hati dari pemberi layanan.

Lebih lanjut Setyasmono menjelaskan ada 4 alasan layanan prima harus dilakukan, yaitu : 1) mengimbangi keinginan dan kbutuhan yang ketat dari institusi dan masyarakat yang berurusan dengan LPMP akan semakin menuntut layanan yang cepat dan akurat; 2) berkembangnya harapan dan persepsi masyarakat tentng peran dan ontribusi institusi pemerintah juga semakin tinggi; 3) seiring dengan perkembangandan kemajuan serta taraf hidup yang meningkat, maka kebutuhan untuk dilayani semakin meningkat baik kuantitas maupun kualitas dan jenisnya; 4) citra diri dan citra institusi.

Semakin meningkatnya tuntutan pelayanan dari para konsumen mendesak institusi memiliki pemahaman yang lebih baik dalam menentukan sasaran pelayanan prima. Ada 3 (tiga) sasaran pelayanan pelayanan prima, yaitu : 1) merubah mindset atau cara berifikir dan cara pendang pegawai; 2) organisasi dalam instansi dan prosedur layanan harus mendukung dan berorientasi pada kepuasan pelanggan; 3) budaya kerja yang lebih disiplin, bertanggung jawab, mengedepankan kebersamaan, dan kerjasama yang solid.

Dimensi Layanan Prima

Dimensi layanan prima harus bisa menciptakan citra posisitf bagi pegawai dan institusi. Menciptakan citra positif berarti :
1. Membantu pelanggan melihat keistimewaan organisasi / institusi melalui cara terbaik;
2. Melakukan apa saja yang mungkin untuk menampilkan citra positif dari institusi dan layanan anda;
3. Mengembangkan hubungan yang mampu membuat planggan merasa diistimewakan dan dihargai sebagai seorang pribadi.